RSS

Arsip Kategori: Social Media

Menciptakan Peluang Usaha

Tahun sudah berganti, dan saat ini adalah awal tahun 2013 dimana banyak harapan-harapan yang telah di tanam dalam hati di banyak hati seseorang. Dan jiwa pemuda sejati adalah bagaimana bisa menjadi yang lebih baik dari hari kemarin.
Bekerja dengan tekun adalah hal yang sudah biasa, namun bekerja dengan tantangan akan menjadi sebuah trend di tahun 2013 ini. Ya, menjadi pengusaha adalah sebuah impian di setiap orang.
Banyak orang ingin menjadi pengusaha dengan harapan untuk mendapatkan penghasilan lebih. Namun ketika ditanya mengenai usaha apa yang akan di jalankan? Mungkin banyak pun dari kalian akan menjawab “masih bingung, belum ada peluang usaha yang pas.”
Alasan itu yang sering digunakan banyak orang, ketika mereka menunggu sebuah peluang. Namun jika hanya menunggu peluang datang begitu saja, maka sampai kapanpun tidak akan bisa maju. Ingat, bahwa sebenarnya peluang itu tidak selalu datang dengan sendirinya. Sebuah peluang datang ketika kita berusaha untuk mencari dan menciptakannya.
Mungkin sebagian orang menganggap masalah adalah sebuah cobaan, namun tidak demikian untuk seorang pengusaha, mereka tentu berfikir bahwa sebuah masalah akan memberikan suatu peluang baru untuk mengembangkan usahanya. Seorang pengusaha menciptakan ide atau peluang ketika ia sedang menghadapi sebuah masalah.
Untuk dapat menciptakan peluang usaha sebenarnya cukup sederhana, asalkan cermat fokus pada apa yang dekat dengan keseharian di sekitar, misalnya menciptakan peluang bisnis dari persoalan yang dihadapi lingkungan sekitar untuk memberikan solusi bagi mereka dengan cara melengkapi kekurangan produk yang ada di pasaran, dan mampu masuk dalam lingkungan kempetensi usaha yang sudah ada.
Setelah mendapatkan beberapa ide atau peluang bisnis, selanjutnya buat daftar peluang tersebut. Pilihlah tiga peluang bisnis yang paling berpotensi untuk di ciptakan. Tuliskan peluang-peluang tersebut beserta target waktu yang ditetapkan, pada sebuah kertas besar. Bila perlu pasang kertas tersebut di tempat tempat yang mudah terlihat sehingga setiap saat bisa terbaca. Tambahkan visi dan kata-kata lain yang dapat memotivasi Anda.
Mulailah mengambil keputusan, peluang mana yang ditekuni terlebih dahulu. Kemudian mulailah bergerak mencari informasi yang berhubungan dengan peluang usaha tersebut. Untuk itu jangan takut untuk mencoba, hilangkan rasa ragu dan takut yang ada. Karena hanya akan menghambat kesuksesan Anda.
Agar tidak terlalu besar resikonya, mulailah menciptakan usaha kecil, maka akan meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi rasa takut yang ada. Setelah dianggap cukup akurat, selanjutnya dapat berkreasi dan berinovasi untuk mengembangkan bisnis.
Jadi, jangan pernah berhenti mencari dan mengamati semua celah yang memungkinkan untuk dijadikan sebagai peluang bisnis, karena peluang tidak akan pernah datang dengan tiba-tiba.
Bagaimana? Kalian berminat?

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 2, 2013 in Social Media

 

Tag:

“Tak Kenal Maka Tak Nebeng”

Dari judul di atas, yang sebenarnya “Tak Kenal Maka Tak Sayang” adalah bentuk plesetan yang mungkin cocok untuk komunitas tebeng-menebeng yang mereka sebut dirinya nebengers.
Mungkin di antara kalian ada yang belum tahu atau mengenal tentang nebengers ini. Singkat cerita, komunitas ini terbentuk dari pemikiran seorang pemuda yang begitu sangat risih akan keberadaan kendaraan yang memenuhi jalanan Ibu Kota, padahal bisa di lihat keberadaan kendaraan tersebut hanya di duduki oleh si pengendara saja. Bagaimana tidak, jalanan akan padat “jika satu orang satu kendaraan” bisa di bayangkan warga Ibu Kota yang jumlah nya jutaan tersebut mempunyai satu kendaraan di masing-masing per-orangnya. Dari situlah Andreas Aditiya membentuk komunitas nebengers tersebut.
Okey, kembali di topik pembicaraan. Saya yang kemarin mengikuti acara kopdar yang diselenggarakan oleh nebengers Bekasi dan Bogor. “Loh, permasalahan utama nya kan berada di Ibu Kota Jakarta, mengapa ada yang dari Bekasi dan Bogor?” Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak kalian. Ya, Bekasi dan Bogor adalah salah satu penyuport keberadaan kendaraan yang ada di Jakarta, mereka orang di luar Jakarta yang bekerja atau hanya sekedar berbisnis di Jakarta. Maka dari itu apa salahnya mereka andil dalam ini. Toh di daerah mereka juga pasti mempunyai problema yang sama dengan Jakarta.
Baik, kembali lagi ke topik pembicaraan. Di acara kopdar itu selain saya ingin berkenalan dengan teman nebengers yang lain, saya pun mencoba memahami bagaimana pandangan mereka tentang nebengers, dan alhasil dari beberapa yang saya perhatikan cerita mereka ada yang sangat merasa beruntung, ada yang sangat senang, bahkan ada yang sampai saat ini belum pernah tebeng-menebeng, padahal dirinya sudah tahu soal nebengers sejak lama. Nah, ini yang menarik. “Kenapa dan Mengapa?” Dan jawabannya adalah soal “Keamanan”.
Ya, memang siapa sih yang tidak takut akan keberadaan orang asing di hadapan kita? Apalagi teruntuk kaum hawa, sangat butuh keputusan extra untuk berbagi kendaraan. Tapi, bagi saya ini tak ada kendalanya jika mereka mencoba saling mengenal terlebih dahulu, mengetahui karakter dan tentang si calon berbagi kendaraannya.
Ya, “tak kenal maka tak sayang” namun jika teruntuk kondisi ini “tak kenal maka tak nebeng” adalah ungkapan yang cocok untuk kaum nebengers.
Tapi, bagaimana jika mau saling nebeng namun belum saling mengenal?
Nah! Maka dari itu nebengers mem-fasilitasi dengan mengadakan acara kopdar, dari situ kalian bisa saling mengenal satu sama yang lain.

Jadi, kenalan aja dulu baru nebeng.
Kalau sudah nebeng, nanti juga timbul rasa sayang. eaaakk!!!!!

So! “Tak Kenal Maka Tak Nebeng”, sayang! :p

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 31, 2012 in Social Media

 

Tag:

Pernah LDR

Kamu tahu ranting daun di pohon kemarau?
ya, itu aku.
Aku yang tak berdaun,
Aku yang tak berbuah.
Aku kering disini,
Aku rentan patah, terombang angin malam.
Tanpamu, tanpa sapa lembutmu, aku tak berarti.

Kini, kamu entah dimana
Seolah-olah kamu dibelahan bumi samudra lain.
Disini aku terus berjalan, pelan, sedikit cepat, sampai berlari.
Sampai akhirnya, aku dapati nafasku terengah-engah.
Aku merintih dalam sepi,
Seperti bocah menangis dalam sedu.

Keluasan langit ini sungguh membuatku meratap,
Aku yakin kamu berada disana,
Walaupun entah dimana.

Sungguh, aku ingin menulis dalam lautan awan itu,
Bahwa “Aku sangat rindu”.
Sehingga kamu dapat membacanya, di langit.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2012 in Social Media

 

Tag: ,

Koprol itu Goa

Koprol itu seperti goa, dimana hanya pandangan personal yg melihat goa ini tempat yg nyaman untuk berteduh teman atau tempat yg gelap seakan kesepian di dalam nya.

Namun terkadang diriku pribadi juga pernah mengalami kedua pandangan itu, ya.. kadang goa itu berubah menjadi tempat yg sangat ramai namun sunyi; sepi namun bising.

Tempat apa itu? Begitu banyak cerita yg ku torehkan di tempat itu. Namun esok adalah waktu runtuh nya goa itu. Dan aku harus kemana? Dan dimana? Mencari goa yg sama seperti itu? Mungkin ada.. Namun, apakah ada yg rasa dan tekstur tanah nya seperti goa itu?

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 26, 2012 in Social Media

 

Tag: