RSS

Hemat pangkal Sukses!

04 Jan

Kali ini saya ingin berbagi pemikiran kepada kalian.
Judul yang seharusnya “Hemat pangkal Kaya” kali ini saya rubah menjadi “Hemat pangkal Sukses”, saya pun lebih tertarik dengan kalimat itu.
Karena kata “sukses” sangat lebih dari cukup untuk menggambarkan puncak dari keinginan dan impian.
Dan mungkin arti sukses pasti banyak penjabarannya di setiap pribadi seseorang, karena kata sukses sangat relatif dan banyak pengartian.
Kalau saya pribadi sukses adalah hasil dari buah usaha. Misalnya, lulus ujian dan mendapatkan nilai terbaik. Itu adalah sukes dari buah ketekunan belajar.
Namun point tulisan kali ini bukan soal sukses, terlebih ingin menggambarkan kata Hemat.
Hemat? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, Hemat adalah berhati-hati dalam membelanjakan uang, dsb; tidak boros; cermat: kita harus — dalam penggunaan bahan bakar.
Bila ada yang mendifisikan hemat adalah termasuk sifat pelit atau pailit, saya akan berdiri paling depan untuk menyadarkan orang tersebut. :))
Jika sukses adalah sebuah tujuan, maka hemat adalah salah satu jalan menujunya.
Dari hemat kalian akan menemukan berbagai cerita baru dalam hidup kalian.
Kalian akan mengerti perjalanan yang akan dapat membuat emosi kalian berfluktuasi.
Sedikit cerita perjalanan hemat saya,
“Ada perjalanan pasti ada tujuan, ada hemat ada kesuksesan.” Maka dari itu tujuan saya tidak muluk-muluk adalah membeli kado ulang tahun untuk Ibu saya. Karena waktu itu saya masih duduk di bangku sekolah, maka uang saku adalah tombak utama untuk meraih kesuksesan saya itu. Saya berfikir jika uang saku saya saja sangat pas-pas an teruntuk kebutuhan saya sehari-hari seperti makan jajan transportasi dan hangout.
Jika ingin bisa membeli kado itu saya harus memangkas kebutuhan sehari-hari saya seperti makan atau jajan saya akali dengan membawa bekal ke sekolah, transportasi saya ganti untuk jalan kaki ataupun nebeng, hangout saya tiadakan dan mungkin berpuasa untuk itu.
Dalam 2 minggu alhamdulillah bisa tercapai, dan banyak hal baik yang saya dapatkan. Seperti, bisa menghargai masakan Ibu dan tak sembarangan jajan, saya pun jadi lebih sehat dan agak terjauh dari kata malas karna selalu di biasakan bangun pagi-pagi dan berangkat sepagi mungkin (maklum jalan kaki), lalu untuk berpuasa hangout saya jadi lebih dekat dengan anggota keluarga di rumah.
Jadi, dari hemat selain kesuksesan dapat membeli kado untuk Ibu, sayapun sukses menjadi jati diri yang baru.

Jika saat ini sudah punya penghasilan bagaimana cara berhemat, kali ini kesuksesan saya tulis di sebuah keinginan berada di tengah-tengah kota Milan – Italy dan Paris – Perancis.
Dengan penghasilan yang standart pada kisaran UMR apalagi kebutuhan yang sangat kompleks, impian itu hanya akan menjadi sebuah angan-angan.
Bagaimana caranya? Ya, sebelumnya saya terinspirasi dari seseorang mengunggah saya untuk menuliskan ini.
Beliau mempunyai solusi atau cara dengan menjatahkan kebutuhan uang 50ribu/hari (kerja kantoran) dan 50ribu/minggu (rumahan). Wow, apakah bisa teruntuk seseorang yang kerja kantoran bisa 50ribu/hari? Karna mungkin kebutuhan transportasi-makan akan lebih dari itu. Dan apalagi teruntuk rumahan yang 50ribu/minggu? Untuk biaya makan keseharian dan kebutuhan yang lain bagaimana.
Tapi saya bisa membuat carita lain, 50ribu/minggu untuk aktifitas keluar rumah. Seperti kuliah dan ketempat yang mengharuskan saya datangi (keperluan pengusaha).
Untuk makan saya seperti biasa, membawa bekal dari rumah. Transportasi menggunakan motor dan sehemat mungkin untuk bensin.
Semoga kesuksesan saya tercapai. Amin..

Bagaimana dengan sukses kalian, sudah siap untuk berhemat? ^^

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 4, 2013 in Uncategorized

 

One response to “Hemat pangkal Sukses!

  1. lindaleenk

    Januari 4, 2013 at 2:27 pm

    Semangattt ^^

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: